Tags

, , , ,

Mencari masalah dari kerusakan bagaikan membangun sebuah rumah. Kita tidak akan dapat membangun dinding atau atap, tanpa membuat fondasi yang kuat terlebih dahulu. Kecanggihan dan kehandalah mesin mobil dewasa ini, yang hampir-hampir tak memerlukan perawatan memang membuat kita terkadang lengah terhadap hal-hal kecil. Untuk melacak masalah yang lebih kompleks sifatnya, sebaiknya kita tahu syarat-syarat dasar bekerjanya sebuah mesin mobil. Ada tiga hal mendasar yang perlu kita periksa untuk merunut masalah pada mesin mobil.

1.      Aliran udara
2.      Aliran bahan bakar
3.      Api (kelistrikan)

Jika salah satu dari ketiga unsur ini terganggu maka mesin tidak akan dapat hidup.

Aliran udara

Memeriksa sistim aliran udara (air intake) tidak terlalu sulit. Pertama-tama yang perlu diperiksa adalah saringan udara. Di kebanyakan mesin mobil saringan udara terletak dalam kompartemen yang terpasang di bagian atas mesin. Buka penutupnya, lepaskan filter udara dan periksa dengan cara menerawangkannya ke sumber cahaya. Jika tidak tembus, maka sudah saatnya filter udara diganti.

Hal lain yang perlu diperiksa adalah saluran atau pipa yang menghubungkan saringan udara ke intake manifold. Saluran ini biasanya terbuat dari bahan campuran karet yang diperkuat. Faktor usia, getaran dan panas mesin dapat menyebabkan kerapuhan, keretakan, hingga sobekan. Kebocoran yang terjadi di saluran ini dapat menyebabkan udara masuk tanpa melalui kontrol komputer. Akibat dari tidak terkontrolnya udara masuk, adalah tidak tercapainya campuran ideal antara bahan bakar dan udara.

 Aliran bahan bakar

Dalam sistim aliran bahan bakar, filter merupakan titik terlemah dari seluruh rangkaian. Filter bahan bakar sering menjadi penyebab terjadinya gangguan mesin yang bahkan tidak kita duga sebelumnya. Dalam beberapa kasus, gangguan mesin berupa hilangnya tenaga mesin atau tersendat-sendat, maka hal pertama yang sebaiknya kita lakukan adalah memeriksa filter bahan bakar. Ini adalah hal yang sederhana dan mudah kita lakukan, tetapi bisa sangat manjur dalam mengatasi masalah. Jika mobil tidak dapat di starter, periksa accu. Banyak fuel pump yang tidak dapat bekerja ketika voltage turun dibawah 10 volt. Oleh karenanya tegangan accu harus cukup bagus. Periksa juga apakah sekering fuel pump putus.

 Api (kelistrikan)

Dalam hal kelistrikan, banyak hal-hal sederhana yang bisa menimbulkan masalah. Banyak masalah mesin dapat diselesaikan dengan cara merunut sistim pengapian.

·         Pertama distributor cap dan rotor, yang bekerja dalam kondisi panas dan voltase yang cukup tinggi. Periksa apakah ada keretakan atau patahan. Ujung rotor dapat terkikis oleh api listrik yang dihasilkan oleh voltase tinggi. Demikian pula bagian tengah elektroda.

·         Kabel busi dapat pula menyebabkan masalah. Selain bekerja dalam suhu yang tinggi, kabel busi juga diberi muatan listrik dengan voltase yang sangat tinggi. Jika umurnya sudah cukup tua, kabel busi bisa retak. Jika di dekat retakan ada aliran listrik negative (ground) maka akan terjadi hubungan pendek (korslet). Selain mengurangi suplai listrik ke busi, hubungan pendek juga menghasilkan bunga api listrik, yang dapat menimbulkan kebakaran. Memeriksa keretakan yang mungkin terjadi pada kabel busi cukup sederhana. Menggunakan botol penyemprot, (seperti biasa digunakan untuk menyemprotkan pembersih kaca) semprotkan air pada kabel busi, Jika ada retakan pada kabel busi, maka akan terdengar dan terlihat adanya loncatan bunga api listrik ke ground. Pemeriksaan ini akan lebih mudah terlihat jika dilakukan pada malam hari. Pada kebanyakan kabel busi, di dalamnya terdapat inti karbon, yang setelah beberapa lama dapat retak dan menimbulkan celah. Hal ini dapat menimbulkan hambatan dalam menghantar listrik ke busi.

·         Sistim kelistrikan berakhir pada busi yang berfungsi menciptakan bunga api untuk membakar campuran gas dalam silinder. Oleh karenanya perlu dijaga agar kerenggangan celah sesuai dengan anjuran pabrik serta bersih dari kerak.
sumber:http://www.suzuki.co.id/

— PENGALAMAN NYATA —
Pengalaman saya yang terakhir, mobil saya Suzuki DRV tahun 2002. Kadang mati mendadak, tapi dapat dinyalakan kembali setelah mati. Sudah di service di bengkel dan tentu saja saya ceritakan masalah tersebut. Tetapi masih belum menyelesaikan masalah. Sewaktu mobil dipanasin pagi2 juga mate sendiri, padahal dijamin karburator bagus dan sudah diservice.

Akhirnya saya datang ke Bengkel resmi Suzuki (NJS Bandung) di Soekarno Hatta. Setelah ketemu dengan bagian penerimaan service. Saya ceritakan semua secara detil agar dia dapat menganalisa masalah yang saya alami. Dengan cepat dia mengatakan bahwa masalah tersebut adalah “Rotak”. Betul ngak ya nulisnya tapi yang pasti itu adalah alat pompa bensin dari tangki bensin ke karburator. (biasa bunyi tik-tik-tik saat kita mau starter engine).

Setelah diganti dengan rotak-nya dengan harga Rp 322.000 (bukan beli di NJS, tapi di Esa Motor sbg penjual sp resmi Suzuki) dan diantar langsung ke NJS oleh Bejo (ini anaknya yg punya Esa Motor) akhirnya masalah selesai dan mobil ku jalan dengan lancar lagi.

Yang tadinya bunyi tik-tik-tik sangat pelan, sekarang jadi keras banget karena rotak nya masih baru…, nanti lama-kelamaan kalau sudah lemah lagi nyari tak terdengar. Begitulah menurut montir dari Suzuki, yg patut diacungi jempol. Kenapa musti diacungi jempol? Soalnya : cuman dia yg bisa jawab masalah ku padahal cuman denger cerita dari aku saja. belum liat/cek itu rotak. Sebelumnya aku sempet tanya2 juga ke orang2 sekitar. sampe sopir juga aku tanyain, sapa tau dia pernah punya pengalaman yang sama.

Seep dah, mudah2an ada yang terbantu jika menghadapi masalah yang sama dengan saya diatas.

Tambahan dikit. Gara2 ke bengkel itu, aku jadi ganti Karimun Estillo. Carry ku dijual 55jt dan beli Karimun Estillo Rp 108. Yah mudah2an ngak nyesel deh…, soalnya Karimun kan otomatis lebih kecil dari Carry. Menangnya cuman lebih nyaman, lebih irit, lebih nyentrik, lebih kecil, lebih banyak yang ngeliatin. Kalau segini ‘cuman’ atau lumayan yah??? hehehehe….!!!🙂

note: I’ve edit my post cause i had cancel to buy Estillo…, My Futura is still in my garage…, maybe another day it will sold.